HESTI'S KITCHEN : yummy for your tummy

Senin, 12 September 2016

Coconut Custard Buns & Plaited Coconut Bread


Assalamualaikum.
Selamat Hari Raya Qurban teman teman, semoga amal ibadah dan qurban kita diterima oleh Allah Subhanahu Wata'ala.

Lama ngga siaran niy...sekalinya muncul lagi lagi dengan resep roti. Roti yang satu ini unik dan enak. Khas asian karena lembut. Roti dengan vla kelapa. Kenapa unik?? karena dalam vlanya mengandung kelapa sangrai yang wangi. Adonan vlanya pun menggunakan santan. Tapi bukan kayak vla santan tradisional kita. Tambahan vanili dan butter membuat vlanya naik tingkat...hehe. Rasanya rich dengan aroma kelapa yang kuat. Endesss...

Untuk roti tetep dong pakai resep andalan water roux bread. Untuk filling dan bentuknya silahkan lihat di blognya "Korena In The Kitchen". Ini resep dipersembahkan untuk Daring Baker lho. Challenge yang pesertanya kece kece seluruh dunia. Vla kelapa resep asli menggunakan kelapa kering yang disangrai. Aku lebih suka menyangrai sendiri kelapaku karena lebih wangi. Kelapa kering siap beli agak kurang aromanya menurutku. Tapi teman teman boleh pake juga kalau malas buat sendiri. Untuk taburan atasnya aku oven kelapa parut dengan api rendah sekali sampai kering bukan cokelat ya. Biar tetep cantik.

Untuk roti kepang pandan bisa dilihat di sini ya udah pernah kubikin sebelumnya.

Okeee berikut resepnya ya...satu resep water roux ini bisa jadi dua atau tiga varian berpulang kepada selera masing masing.


Sabtu, 03 September 2016

Cake Kacang Hijau Kukus Gluten Free


Setelah kemarin membuat cake kukus labu gluten free hari ini coba cake kukus kacang hijau. Bukannya lagi keranjingan yang kukus kukus tapi memang kebetukan masih ada sisa kacang hijau rebus yang siap diolah jadi isian bakpia. Asli kacang hijau kulit ya bukan yang kupas. Harusnya nilai gizinya lebih tinggi hehe. Awalnya bingung karena resep aslinya menngukur dengan kacang hijau mentah 100 gram. Sedang aku ngga tau hasil beratnya setelah direbus. Akhirnya aku pakai 200 gram aja dengan asumsi kalau habis direbus dia mekar mengembang dan menjadi lebih berat ya. Karena takut baunya aneh aku tambahkan sari pandan sedikit. Dan memang lagi mau coba gluten free versi tepung beras + tepung ketan. Kalau yang kemarin kan versi tepung beras + tepung tapioka. Ternyata teksturnya yang ini lebih oke menurutku.

Resep aku lihat di blognya mba Dewi Rosanti "Dapurku Surgaku". Dimodifikasi dikit. Hasilnya lembut, moist, agak padet dan agak kenyal. Mirip sekali dengan tekstur cake pisang. Kalau dimakan ngga ketahuan kalau dari kacang hijau kecuali diberitau. Rasanya unik dan enak. Cuman menurutku agak sedikit kemanisan. Lain kali dikurangin gulanya.

Makasih ya mba Dewi tuk resepnya...



Selasa, 30 Agustus 2016

Cake Labu (Gluten Free)



Karena kemarin udah bikin cake terigu, kali ini cari lagi resep gluten free yang pake labu. Ketemu resep cake kukus yang kelihatannya enak di Dapur Manisnya mba Rina Audie. Karena penasaran...cake aku bikin dua versi. Kukus dan panggang. Aku gunakan loyang diameter 15cm untuk dikukus plus 6 buah di cup muffin kecil dipanggang. Cake kukus mengembang indah tapi ketika keluar dandang agak menciut. Ngga ngerti juga ciutnya karena perubahan suhu mendadak, karena dandang ngga kututup kain atau karena labunya terlalu berair...tapi hasilnya tetep lembut ya cuma kelihatan lebih padat di bagian atasnya. Yang dipanggang cantik mengembang. Aku tambahkan kismis dan parutan keju biar anak anak semangat makannya hehe. Rasanya enak, mild gak terlalu manis dan rich seperti kue banyak telur dan mentega. Dari segi tekstur aku prefer versi yang dikukus karena agak moist. Untuk kue glutenfree menurutku udah enak banget ini...layak dicoba. Makasih ya mba Rina tuk resepnya, mungkin lain kali pingin coba versi ubi ungu ya ^^


Jumat, 26 Agustus 2016

Cake Pandan Zakina's Kitchen



Berhubung pokok pandan di halaman rumah lagi rimbun banget sebaiknya segera kuberdayakan.  Kemarin habis coba puding lumut yaitu puding yang menggunakan banyak daun pandan. Hasilnya sih enak tapi ada rasa pahit pahit gitu aftertastenya. Aku duga mungkin pandanku kebanyakan. Karena ukuran pandannya mungkin agak besar besar jadi musti dikurangi lain kali. Walaupun gitu tetap habis sih pudingnya...hehe.

Hari ini coba lagi cake pandan. Kemarin sempat nge-save resepnya Mba Zakina Amrina di FBnya. Ini resep beliau yang diwariskan dari tantenya. Menarik karena salah satu bahannya adalah glondo kelapa. Yang dipakai minyak sekaligus glondonya. Cuma, karena bikin pertama kali kemanisan...kali ini aku kurangi gulanya ya. Izin ya mba, sedikit dimodifikasi. Kutambahkan juga sedikit garam karena kue ini hanya menggunakan dua sendok makan mentega yang gak terlalu menyumbang gurih. Secara keseluruhan rasanya sudah pas. Wangi dan rasa pandan. Teksturnya spongy dengan sedikit pori pori. Ngga lembab tapi ngga seret juga tapi kayaknya lebih nikmat disajikan bersama teh hangat ^^. Makasih ya mba Zakina resepnya...izin share di sini ya.

Satu tips supaya hasilnya bisa mengembang sempurna telurnya harus segar ya. elurnya direndam dulu air hangat sebentar biar cepat ngembang ketika dikocok. Berhenti mengocok ketika sudah kental berjejak, pengocokan yang terlalu lama membuat cake kering dan beremah.

Sabtu, 20 Agustus 2016

Bolen Pisang (No Korsvet)



Bolen pisang no korsvet ini sudah pernah bikin dulu resepnya mba Ariesta Mikdar. Kali ini bikin lagi versi Hania Kitchen. Bahannya ngga jauh beda cuma beda di quantiti bahan kulit dan lapisan lemaknya. Hasilnya lebih renyah ya. Aslinya resep ini lengkap banget dengan tutorial. Sayangnya saya kok cari cari link Hania Kitchen ngga ketemu ya. Dulu itu saya screenshot punya temen juga. Buat mba Hania makasih banyak ya resep dan tutorialnya. Suka banget bolennya....! ini rasanya mirip banget dengan puff pastry full butter ya. Kalau mau ekonomis bisa diganti separuh dengan margarin. Tapi jangan dihilangkan butternya ya. Rasa dan aromanya yang rich itu dapetnya dari situ.

Selasa, 02 Agustus 2016

Semprit Sagu Pisang



Ini satu lagi kukis enak dari Majalah Sedap edisi lebaran kemarin. Berhubung tepung sagu juga masih ada segera aku bikin. Pisangnya pakai pisang ambon yang mateng sekali. Dan untuk lebih menambah aroma wangi pisangnya aku tambahkan energen go fruit pisang. Asli wangi niy teman teman. Bukan promo produk lho ya. Tapi emang asli enak. Aku dikirimkan adikku dari Malang karena di sini gak ada. Dan dia sudah coba bikin kukis hasilnya ueeenak katanya. Dulu sudah pernah kuposting...

Jangan khawatir dengan penambahan pisang ini...ngga bikin kukisnya jadi lembek or empuk kok. tetap renyah dan khas karena menggunakan tepung sagu. Layak dicoba...

Bahan : 
- 300 gr tepung sagu, disangrai di atas api kecil 10 menut, dinginkan
- 100 gr mentega asin
- 50 gr margarin
- 100 gr gula tepung
- 1 butir telur
- 2 sdm santan kental instan
- 75 gr pisang ambon, blender
- 50 gr susu bubuk full cream
- 1/4 sdt baking powder
- 2 sdt poppy seed (aku gak pake)
- 2 sachet energen go fruit rasa pisang

Cara membuat : 
  1. Kocok mentega, margarin, gula 4  menit. Tambagkan telur dan santan. Kocok rata.
  2. Masukkan pisang dan energen, kocok rata. 
  3. Tambahkan bahan tepung, aduk rata.
  4. Masukkan ke dalam piping bag dan semprotkan dengan spuit bintang.
  5. Oven api bawah 150C selama 35 menit sampai matang.

 


Chocolate Stick Cookies



Setiap tahun menjelang puasa aku selalu siap siap bahan kue kering. Untuk terigu belinya sekali banyak lalu aku jemur di bawah matahari agar kering sempurna. Setelah itu diayak. Jadi tinggal pakai. Nah ini tepungnya masih sisa...harus cepat cepat dihabiskan sebelum kutuan >,<

Kebetulan juga di pasar nemu cokelat stik. Sudah lama cari cari. Kasihan ya...kalau di tempat terpencil begini memang agak susah cari bahan kue tertentu. Tentu saja yang ingin aku bikin adalah kukis stik cokelat. Resep ini sudah lama wara wiri di internet. Tapi aku ketinggalan banget. Belum pernah bikin dan belum juga icip. Inilah saatnya ^^

Resepnya pake punya Ny Liem yang sudah terkenal resep resep cakepnya. Hasil jalan jalan di blognya Mba Nina. Halo mba Nina makasih ya resepnyaaa *kiss kiss*

Hasilnya cokelatnya kurang mulus berbintik bintik. kata teman teman di instagram itu karena suhu panggangnya terlalu tinggi. Memang sih walaupun di resep tertulis 150C, tadi aku set 175C karena kurang detail bacanya...hehe. Ternyata memang itu penyebabnya >,<

 

Related Posts with Thumbnails